Hikmah Korona adalah buku ketiga yang ditulis bersama di antara anggota SIMD dengan mengangkat tema yang sama seperti judulnya. Seperti kita ketahui bersama bahwa setiap bencana pasti selalu mendatangkan duka dan nestapa, tidak terkecuali dengan bencana pandemi Covid-19 atau yang lebih dikenal dengan virus Korona ini. Sangat banyak cerita duka yang mewarnai kisah hidup insan manusia di seluruh belahan bumi ini akibat pandemi. Namun, apakah manusia hanya bisa pasrah dan tidak melakukan apa-apa sampai virus ini “lelah” dan berlalu begitu saja? Sangat banyak insan manusia yang masih tetap dapat berupaya menjalani hari-hari yang sangat sulit ini dengan tetap mencari hikmah dan makna yang masih dapat dipetik. Beragam kisah dalam buku ini membuktikannya, bahwa masih banyak hikmah di balik setiap musibah.

Buku ini ditulis oleh sebelas orang anggota SIMD. Seperti judulnya, masing-masing orang bercerita apa hikmah dibalik Korona yang mereka lihat, dengar dan rasakan. Nawangwulan bercerita mengenai “Rezeki tersembunyi di Balik Pandemi”. Vee Jayanti bercerita mengenai “Kirana Di Balik Korona”. Dwi H Santoso bercerita mengenai “Hidup Yang Lebih Bermakna”, sementara Bennisa DS bercerita mengenai “Berkah Melimpah dari Wabah Korona”. Tris Surya menulis “Bersama kesusahan ada Kemudahan” sementara Tri Budi Astuti menulis “Korona Bawa Keberkahan Bagi Orang yang Ikhlas”. Bu Dijan menulis mengenai ‘penemuan’ dirinya selama periode Korona, sedangkan bagi Analein Eva, tahun 2020 adalah tahun yang spesial, dan Ledy Nur Kharisma melihatnya sebagai Tahun Refleksi. Jhon Kenedi menulis cita citanya yang terwujud menjadi penulis buku puisi. Dan di tulisan keduanya, Dwi H Santoso menulis “Selalu ada Hikmah di Setiap Musibah.”

Berbeda denagn dua buku antologi sebelumnya yang self-edited & published, Buku Hikmah Korona ini diterbitkan oleh Guepedia, sebuah penerbitan online. Sempat dag dig dug dalam proses pengumpulan artikel karena harus memenuhi kriteria dari penerbit, namun akhirnya semua hal tersebut dapat diatasi. Terimakasih banyak kepada Pak Dwi Santoso yang mempimpin project buku ini hingga terbit dan kini bisa bertengger di etalase buku online.
Pertanyaan mendasarnya, “Akankah buku ini dapat membangkitkan semangat untuk dapat bertahan dengan tetap mendapatkan makna kehidupan dalam situasi pandemi ini? Atau hanya akan sekedar menjadi pengantar mimpi indah yang akan sirna setelah tersadar? Hanya Anda sendirilah yang dapat menjawabnya. Selamat membaca.

Edisi cetak buku ini dapat diperoleh di : Guepedia dan Tokopedia