Dwi Hertyanto Santoso

Penulis yang menggunakan nama keyboard (dahulu : nama pena) Dwi H Santoso ini sebelumnya hanyalah seorang praktisi pemasaran biasa yang menekuni lebih dari 20 tahun jenjang keprofesionalannya di berbagai perusahaan asing dan lokal sebagai seorang tukang marketing dalam berbagai tingkatan dan fungsi marketing. Sama sekali belum pernah berfikir untuk juga menjalani bidang lain lainnya, apalagi menjadi seorang penulis dan memiliki buku yang diterbitkan.

Perkenalannya dengan komunitas menulis Sebelum Ide Menjadi Debu (SIMD) di paruh kedua tahun 2020 yang tengah terlanda pandemi Korona itu, telah memperluas cara pandang dan wawasan Dwi bahwa ide dan gagasan itu tidak hanya bisa di rancang dan dilaksanakan, tapi juga dapat ditulis dalam bentuk tulisan atau bahkan sebuah buku, sehingga ide dan gagasan tersebut dapat menjadi tertulis dan dapat disebarkan dan diketahui oleh lebih banyak orang lagi.

Inilah yang kemudian mendorong Dwi untuk mulai mencoba menuangkan ide dan gagasannya dalam bidang marketing yang selama ini hanya dirancang dan dilaksanakan bersama tim nya di setiap perusahaan tempatnya berkarya, dalam bentuk tulisan dalam sebuah buku. Dimulai dari buku mengenai Marketing di New Normal sebagai “curahan hati” nya sebagai seorang marketer dalam suasana pandemic yang sedang melanda, yang kemudian diikuti oleh buku buku marketing lainnya yang diterbitkan dan disebarluaskan ke para pembacanya. Semuanya diniatkan untuk berbagi sedikit ilmu marketing yang dimilikinya kepada kalangan yang lebih luas dan memberikan sedikit kontribusi untuk memperluas wawasan pembacanya mengenai dunia marketing.

Semakin larut dalam dunia tulis menulis, pada akhirnya “menghanyutkan” Dwi untuk semakin ketengah lautan menulis dengan mencoba untuk menulis karya fiksi. Dimulai dengan menulis beberapa antologi bersama dengan teman teman baru nya di komunitas SIMD, dimana dalam antologi tersebut Dwi menulis beberapa cerita pendek dengan tema yang sudah ditentukan sebelumnya.

Setelah mahir menerbangkan pesawat kecil berbaling baling berupa cerita pendek, Dwi pun akhirnya memberanikan diri untuk dapat menerbangkan pesawat besar bermesin jet dengan menuliskan karya fiksi yang merupakan “puncak” dari seorang penulis fiksi, sebuah karya novel! Dua novel sekaligus malah, yang sebenarnya satu rangkaian cerita cinta seorang insan manusia. Karenanya bolehlah disebut sebagai Dwilogi yang bertemakan Takdir Cinta. Nggak ada hubungannya dengan nama penulisnya lho mengapa karya novel perdana Dwi ditulis dalam format Dwilogi.

Demikian sekilas mengenai Dwi. Semoga kedepannya Dwi dapat terus menghasilkan karya karya tulis berupa buku buku yang tidak saja berkualitas, akan tetapi yang lebih penting adalah dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi semua pembacanya.

{

“Menulis merangsang pemikiran, jadi jika kamu tidak bisa memikirkan sesuatu untuk ditulis, tetaplah mencoba untuk menulis.”

 

– Barbara –

MASTERPIECE

Hasil Karya

Berikut buku-buku hasil karya Dwi Hertyanto Santoso :

Hubungi Kami

13 + 10 =