Rasa yang Tertinggal adalah buku pertama yang ditulis secara bersama-sama anggota SIMD pada Oktober 2020. Ini buku yang simple. Isinya merupakan coretan pengalaman dari penulisnya. Karena sifatnya yang demikian maka nama penulis tidak dicantumkan di artikel tetapi hanya di daftar penulis.

Tujuan buku ini ditulis agar pembaca yang sedang ada pada kondisi sama dengan judul “Rasa Yang Tertinggal” dapat segera move on setelah membaca kisah kisah yang ada. Ya.. paling tidak semoga ia merasa sedang tidak sendiri. Ada orang orang yang pernah mengalaminya dan berbagi kisah suka dan duka di buku ini.

Buku ini ditulis oleh sepuluh orang anggota SIMD, yaitu: Anelein Eva, Bennisa DS, Dwi Hertyanto Santoso, Jake The Sun, Ledy Nur Kharisma, Nawangwulan Rizqi Andriani, Pande Novi, Tris Surya, Tri Budi Astuti dan Iwan Pramana dengan nomor ISBN: 978-623-93948-6-8 yang diterbitkan oleh Insan Mandiri Cendekia.

Ada 10 kisah yang bisa digunakan sebagai cermin di dalam buku ini, yaitu: Hati Yang Terkunci, The Feeling, The Fact & The Lesson, Julia, Singapura, Rasa Yang TerDitinggal, Ketika Takdir mengambil Alih, Kamu Dan Kenangan, Dia, Selaksa Rasa Untuknya dan Terajana. Kesepuluh kisah ini ditulis dalam bahasa yang mudah dicerna. Cocok dibaca sore sore sambil menikmati matahari yang perlahan tenggelam.

Ebook bisa didapatkan secara gratis di link-link berikut :

  1. Link A
  2. Link B

Memang, bagi beberapa orang tidak mudah untuk melupakan rasa yang masih ada. Buku ini hanya salah satu cara dari para penulis untuk membantu Anda yang masih berjuang untuk move on. Seperti yang tertulis di kata pengantar buku ini: Ada rasa dari masa lalu yang kadang menyeruak di waktu-waktu yang kini kita lewati. Sebagian menyenangkan, sebagian tidak. Apa lagi jika berhubungan dengan kisah dua anak manusia yang kandas di tengah jalan. Ada yang dapat melupakannya, sementara yang lain menyisakannya sebagai sebuah rasa yang tertinggal dari sebuah kenangan. Selamat membaca, semoga Anda menemukan yang Anda cari di buku ini.